semuanya udah punya takaran masing-masing. seperti fisik, ekonomi, dan hal apapun itu. semuanya berbeda, kalau mau disamakan ya gabakalan sama, karena Tuhan udah nyiptain takaran masing-masing buat hambanya. terkadang kamu iri apa yang orang lain punya, padahal orang lain itu juga iri sama apa yang kamu miliki, jangan terlalu melihat apa yang orang lain punya, coba lihat apa yang kamu miliki dan apa yang kamu genggam sekarang, belum tentu yang sedang kamu genggam bisa di genggam juga sama orang lain, belum tentu orang lain bisa di posisi kamu sekarang, bahkan banyak yang ingin di posisimu. jadi jangan terlalu melihat apa yang orang lain punya karena nyatanya berbeda, karena Tuhan punya rencana bahagia tersendiri untuk hambanya.
semuanya udah punya takaran masing-masing. seperti fisik, ekonomi, dan hal apapun itu. semuanya berbeda, kalau mau disamakan ya gabakalan sama, karena Tuhan udah nyiptain takaran masing-masing buat hambanya. terkadang kamu iri apa yang orang lain punya, padahal orang lain itu juga iri sama apa yang kamu miliki, jangan terlalu melihat apa yang orang lain punya, coba lihat apa yang kamu miliki dan apa yang kamu genggam sekarang, belum tentu yang sedang kamu genggam bisa di genggam juga sama orang lain, belum tentu orang lain bisa di posisi kamu sekarang, bahkan banyak yang ingin di posisimu. jadi jangan terlalu melihat apa yang orang lain punya karena nyatanya berbeda, karena Tuhan punya rencana bahagia tersendiri untuk hambanya.
— dikta
BY radio kata
Warning: Undefined variable $i in /var/www/group-telegram/post.php on line 260
Soloviev also promoted the channel in a post he shared on his own Telegram, which has 580,000 followers. The post recommended his viewers subscribe to "War on Fakes" in a time of fake news. These entities are reportedly operating nine Telegram channels with more than five million subscribers to whom they were making recommendations on selected listed scrips. Such recommendations induced the investors to deal in the said scrips, thereby creating artificial volume and price rise. Channels are not fully encrypted, end-to-end. All communications on a Telegram channel can be seen by anyone on the channel and are also visible to Telegram. Telegram may be asked by a government to hand over the communications from a channel. Telegram has a history of standing up to Russian government requests for data, but how comfortable you are relying on that history to predict future behavior is up to you. Because Telegram has this data, it may also be stolen by hackers or leaked by an internal employee. Also in the latest update is the ability for users to create a unique @username from the Settings page, providing others with an easy way to contact them via Search or their t.me/username link without sharing their phone number.
from es