SABUN LOVFITT SIREH ➖➖➖➖➖➖➖ KANDUNGAN : 🌸Manjakani 🌸Kayu Serapat 🌸Ekstrak sireh 🌸Bahan Herba Akar Kayu
FUNGSI : 🌸Mengetatkan miss V 🌸Menghilangkan kegatalan dan keputihan 🌸Mencerahkan bahagian tengah Vagina 🌸Memberi haruman yang tahan lama 🌸Menghilangkan keputihan 🌸Boleh digunakan oleh remaja 🌸100% organik dan selamat digunakan 🌸Sesuai untuk wanita aktiv dan ketika haid 🌸Meningkatkan keinginan bersama 🌸Menganjalkan Miss V 🌸Sesuai untuk kegunaan harian
CARA PENGGUNAAN : ↔️ Buihkan pada telapak tangan, campurkan dengan sedikit air biarkan selama beberapa minit di bahagian intim untuk lebih berkesan
SABUN LOVFITT SIREH ➖➖➖➖➖➖➖ KANDUNGAN : 🌸Manjakani 🌸Kayu Serapat 🌸Ekstrak sireh 🌸Bahan Herba Akar Kayu
FUNGSI : 🌸Mengetatkan miss V 🌸Menghilangkan kegatalan dan keputihan 🌸Mencerahkan bahagian tengah Vagina 🌸Memberi haruman yang tahan lama 🌸Menghilangkan keputihan 🌸Boleh digunakan oleh remaja 🌸100% organik dan selamat digunakan 🌸Sesuai untuk wanita aktiv dan ketika haid 🌸Meningkatkan keinginan bersama 🌸Menganjalkan Miss V 🌸Sesuai untuk kegunaan harian
CARA PENGGUNAAN : ↔️ Buihkan pada telapak tangan, campurkan dengan sedikit air biarkan selama beberapa minit di bahagian intim untuk lebih berkesan
False news often spreads via public groups, or chats, with potentially fatal effects. In addition, Telegram's architecture limits the ability to slow the spread of false information: the lack of a central public feed, and the fact that comments are easily disabled in channels, reduce the space for public pushback. One thing that Telegram now offers to all users is the ability to “disappear” messages or set remote deletion deadlines. That enables users to have much more control over how long people can access what you’re sending them. Given that Russian law enforcement officials are reportedly (via Insider) stopping people in the street and demanding to read their text messages, this could be vital to protect individuals from reprisals. The next bit isn’t clear, but Durov reportedly claimed that his resignation, dated March 21st, was an April Fools’ prank. TechCrunch implies that it was a matter of principle, but it’s hard to be clear on the wheres, whos and whys. Similarly, on April 17th, the Moscow Times quoted Durov as saying that he quit the company after being pressured to reveal account details about Ukrainians protesting the then-president Viktor Yanukovych. The regulator took order for the search and seizure operation from Judge Purushottam B Jadhav, Sebi Special Judge / Additional Sessions Judge.
from nl